
Noesantaranews, Purwakarta — Wakil Bupati Purwakarta Happidin atau yang akrab disapa Abang Ijo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Desa Cianting Utara, Kecamatan Sukatani, dan mendapati kantor desa dalam kondisi tidak optimal. Saat sidak berlangsung, hanya beberapa pegawai desa yang berada di kantor, sementara kepala desa tidak ada di tempat.
Kades Disebut ke Kecamatan, Namun Tak Ditemukan
Salah satu pegawai desa menyampaikan bahwa kepala desa sedang berada di kantor kecamatan. Mendengar hal tersebut, Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo langsung menuju kecamatan untuk memastikan kebenarannya. Namun, setibanya di lokasi, kepala desa yang dimaksud juga tidak berada di sana.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait kedisiplinan dan transparansi kehadiran aparatur desa, terutama dalam jam kerja dan pelayanan publik.
Wakil Bupati Kembali ke Desa dan Beri Peringatan
Usai tidak menemukan kepala desa di kecamatan, Wakil Bupati Purwakarta kembali ke Kantor Desa Cianting Utara. Di hadapan pegawai yang hadir, Abang Ijo menyampaikan nasihat tegas mengenai pentingnya kehadiran, tanggung jawab, serta etika kerja aparatur pemerintahan desa.
Kinerja Kades Cianting Utara Akan Disorot
Melalui unggahan video di akun TikTok @bangwabup.purwakarta, Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo menegaskan bahwa sidak tersebut merupakan attention bagi pegawai dan kepala desa yang tidak berada di kantor. Ia menyatakan bahwa kinerja Kepala Desa Cianting Utara ke depan akan menjadi sorotan, termasuk dalam aspek pelayanan masyarakat dan tata kelola pemerintahan desa.
Warganet Minta Sidak Diperluas ke Desa Lain
Sidak ini menuai beragam reaksi dari masyarakat. Sejumlah warganet meminta agar pengawasan serupa dilakukan di desa-desa lain seperti Nagritengah, Nagri Kidul, dan wilayah lainnya di Purwakarta.
Bahkan, salah seorang warga Nagritengah menyampaikan kepada tim redaksi NoesantaraNews adanya dugaan praktik suap-menyuap, gratifikasi, serta permainan administrasi di kantor desa setempat. Meski masih berupa pengakuan warga dan belum diverifikasi secara resmi, informasi tersebut menambah dorongan publik agar pengawasan diperluas.

Sorotan Publik di Tengah Maraknya Kasus Dana Desa
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus penyalahgunaan dana desa di berbagai daerah. Masyarakat berharap langkah sidak ini menjadi awal dari evaluasi menyeluruh dan penguatan pengawasan, bukan sekadar teguran simbolik.
Langkah tegas pemerintah daerah dinilai penting untuk memastikan aparatur desa bekerja profesional dan dana publik dikelola secara transparan serta bertanggung jawab.
Sumber : tiktok






