
NoesantaraNews — GAZA, 26 Februari 2026. Dua warga sipil Palestina dilaporkan tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan udara Israel di lingkungan Al-Tuffah, sebelah timur Kota Gaza, Kamis (26/2/2026).
Laporan ini dilansir dari WAFA yang mengutip keterangan koresponden di lapangan.
Serangan Udara Sasar Area Permukiman
Menurut laporan tersebut, pesawat tempur Israel menargetkan sekelompok warga sipil yang berada di dekat Taman Al-Mahatta, kawasan Al-Tuffah, timur laut Kota Gaza.
Seranganu udara israel menyebabkan dua warga Palestina meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara puluhan lainnya mengalami luka dengan berbagai tingkat keparahan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari otoritas Israel terkait serangan tersebut.
Ratusan Korban Sejak Gencatan Senjata
Data yang dihimpun menyebutkan, sejak perjanjian gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 618 warga Palestina dan melukai 1.663 lainnya.
Dalam periode yang sama, sebanyak 726 jenazah warga Palestina dilaporkan telah ditemukan dari berbagai lokasi terdampak.
Korban Terus Bertambah Sejak 2023
Serangan udara militer Israel di Jalur Gaza telah berlangsung sejak Oktober 2023. Berdasarkan data yang dikutip WAFA, total korban tewas telah mencapai 72.082 orang, sebagian besar merupakan perempuan dan anak-anak.
Sementara itu, jumlah korban luka tercatat sebanyak 171.761 orang.
Situasi kemanusiaan di Jalur Gaza hingga kini masih memprihatinkan, dengan kerusakan infrastruktur yang meluas dan akses bantuan yang terbatas di sejumlah wilayah.
Sumber: WAFA




