
Noesantaranews – Di tengah kesedihan yang menyelimuti masyarakat akibat bencana banjir dan tanah longsor (Galodo) di Sumatera Barat, Palang Merah Indonesia (PMI) kembali menunjukkan perannya sebagai garda kemanusiaan. Tak hanya membawa bantuan logistik dan dukungan psikososial, PMI juga menghadirkan harapan melalui kehadiran sosok komedian nasional, Komeng, yang turut menemani rombongan relawan dalam kunjungan ke Kabupaten Agam.
Kunjungan Tulus di Tengah Bencana
Komeng, yang dikenal sebagai Relawan PMI DKI Jakarta, bergabung dengan tim PMI Provinsi Sumatera Barat dalam perjalanan menuju Kabupaten Agam pada Sabtu, 6 Desember 2025. Tujuan utama mereka adalah Posko Pengungsian di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, salah satu titik terdampak paling parah.
Kunjungan ini tidak sekadar seremonial. Di tengah duka yang mendalam akibat Galodo, Komeng dan para relawan hadir untuk melakukan silaturahmi, memberikan penguatan psikologis, dan menghibur masyarakat yang kehilangan rumah, harta benda, bahkan anggota keluarga.

Komeng, Sang Pengobat Rasa Sedih
Kehadiran Komeng menjadi magnet perhatian para pengungsi. Aksi jenakanya, interaksi hangat, serta gaya spontan khasnya mampu mencairkan suasana posko yang selama ini dipenuhi kecemasan dan rasa kehilangan.
Warga Palembayan mengaku terharu bisa bertemu langsung dengan sosok yang biasanya hanya mereka lihat di televisi. Tawa anak-anak pecah, senyum orang dewasa mulai kembali terlihat—sebuah momen langka di tengah bencana.
PMI Kabupaten Agam pun menyampaikan terima kasih atas ketulusan Komeng, yang dinilai mampu memberikan ruang jeda bagi masyarakat dari beratnya beban psikologis pasca-bencana.
Doa dan Harapan
Semoga setiap tawa yang hadir menjadi penawar luka. Setiap uluran tangan menjadi pintu rahmat-Nya.
Ya Allah, angkatlah segala musibah dari bumi pertiwi kami. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.






