
Noesantaranews– Pemerintah daerah bersama sejumlah tim teknis dari PLN mulai memasang jaringan listrik darurat di beberapa wilayah Aceh yang terdampak gangguan pasokan sejak beberapa hari terakhir. Langkah cepat ini diambil untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, terutama di zona pemukiman padat dan fasilitas vital.
Pemasangan jaringan darurat dilakukan menggunakan mobile power unit serta penarikan kabel sementara ke titik-titik yang mengalami pemadaman total. Tim lapangan mulai bekerja sejak pagi hingga malam, mengebut proses agar pasokan listrik bisa kembali stabil.
Wilayah Terdampak Jadi Prioritas Utama
Beberapa kecamatan yang mengalami pemadaman cukup lama mendapat prioritas penanganan. Rumah sakit, puskesmas, kantor pemerintahan, hingga area layanan publik menjadi titik pertama yang dipulihkan.
PLN Aceh menyebutkan bahwa jaringan utama mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan tiang tumbang serta kerusakan komponen jaringan.
“Untuk kondisi darurat seperti ini, kami tidak menunggu cuaca benar-benar pulih. Tim langsung turun untuk pemasangan jaringan sementara agar masyarakat tidak terlalu lama berada dalam kegelapan,” kata salah satu koordinator lapangan PLN.

Cuaca Ekstrem Menjadi Kendala Besar
Meski perbaikan terus dilakukan, hujan lebat dan angin kuat membuat proses penarikan kabel serta penancapan tiang tambahan berjalan lebih lambat. Beberapa lokasi bahkan hanya dapat diakses menggunakan kendaraan khusus karena kondisi jalan licin dan tanah longsor.
Tim gabungan dari BPBD, TNI, dan relawan ikut membantu pembukaan akses jalan serta pengamanan lokasi agar perbaikan dapat dilakukan lebih cepat dan aman.
Warga Menyoroti Minimnya Informasi Awal
Sejumlah warga mengapresiasi pemasangan jaringan darurat, namun mengkritik minimnya informasi resmi terkait durasi pemadaman dan langkah antisipasi.
Menurut mereka, pemberitahuan yang lebih cepat akan membantu masyarakat menyiapkan kebutuhan seperti air bersih, peralatan penerangan, hingga cadangan bahan bakar untuk usaha kecil.
“Yang penting listrik bisa menyala dulu. Tapi ke depan, kami berharap ada pemberitahuan jelas supaya warga bisa siap,” ujar salah seorang warga Aceh Besar.
Pemulihan Total Ditargetkan Dalam Beberapa Hari
PLN memproyeksikan pemulihan jaringan utama dapat selesai dalam beberapa hari mendatang, bergantung pada kondisi cuaca dan akses ke titik kerusakan. Sementara itu, jaringan darurat dipastikan tetap aktif hingga listrik reguler kembali stabil.
Pemerintah daerah meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi gangguan lanjutan akibat cuaca ekstrem dan mengimbau untuk membatasi penggunaan listrik berdaya besar ketika jaringan darurat masih bekerja






