
Noesantaranews – Sesi Free Practice kelas utama MotoGP di Thailand Grand Prix langsung memanas. Pembalap Italia, Marco Bezzecchi, tampil eksplosif dengan merebut posisi tercepat (P1) pada sesi latihan di Sirkuit Chang, Jumat (27/2/2026).
Bezzecchi mencatatkan waktu terbaik yang tak mampu disentuh para rivalnya hingga akhir sesi. Performa agresif sejak awal membuatnya konsisten berada di papan atas sebelum akhirnya mengunci posisi pertama.
Lintasan Buriram yang dikenal memiliki kombinasi tikungan teknikal dan straight panjang tampak cocok dengan karakter motor serta gaya balapnya. Ia tampil presisi saat pengereman keras dan stabil saat akselerasi keluar tikungan terakhir.

Dominasi Sejak Awal Sesi
Sejak 15 menit pertama, Bezzecchi sudah menunjukkan taji. Ia beberapa kali mempertajam catatan waktunya dan menjaga ritme cepat secara konsisten. Para pesaing seperti Francesco Bagnaia dan Jorge Martin sempat mencoba menempel, namun tak berhasil menggusur waktu terbaiknya.
Hasil ini menjadi pesan tegas bahwa Bezzecchi datang ke Thailand bukan sekadar bersaing, melainkan membidik kemenangan.
Modal Penting Menuju Kualifikasi
Meski baru sesi latihan, posisi P1 memberi keuntungan psikologis besar. Data set-up motor yang sudah kompetitif sejak FP membuka peluang start dari barisan depan saat kualifikasi nanti.
Namun persaingan masih panjang. Cuaca panas khas Buriram bisa menjadi faktor penentu dalam manajemen ban dan strategi balapan.
Jika konsistensi ini berlanjut hingga Sprint Race dan Main Race, bukan tak mungkin Bezzecchi akan menjadi kandidat terkuat podium di seri pembuka ini.
Akankah dominasi FP berlanjut hingga balapan? Pantau terus perkembangan MotoGP Thailand 2026 hanya di NoesantaraNews.




