
Noesantaranews – Dunia musik Indonesia kembali berduka. Bassist sekaligus pendiri band rock legendaris God Bless, Donny Fattah, dikabarkan meninggaldunia pada Sabtu (7/3/2026) di Jakarta dalam usia 76 tahun.
Kabar duka tersebut pertama kali beredar melalui media sosial resmi God Bless dan sejumlah musisi Tanah Air yang menyampaikan belasungkawa atas kepergian salah satu pilar penting dalam sejarah musik rock Indonesia.
Bassist & Salah satu Pendiri Band GodBless
Donny dikenal sebagai salah satu sosok yang membangun fondasi kuat bagi perjalanan God Bless sejak awal 1970-an. Bersama vokalis Ahmad Albar dan para personel lainnya, ia ikut melahirkan berbagai karya legendaris yang membentuk identitas musik rock Indonesia.
Sebagai pemain bass, Donny dikenal memiliki karakter permainan yang kuat namun tetap elegan. Permainan ritmenya menjadi tulang punggung banyak lagu GodBless yang hingga kini masih dikenang para penggemar, seperti “Kehidupan”, “Rumah Kita”, hingga “Semut Hitam”.
Lahir di Makassar pada 24 September 1949, Donny Fattah memiliki nama lengkap Jidon Patta Onda Gagola. Karier musiknya telah berlangsung lebih dari lima dekade, menjadikannya salah satu musisi senior yang sangat dihormati di industri musik Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi kesehatannya sempat menurun. Ia diketahui mengalami sejumlah gangguan kesehatan yang membuat aktivitas panggungnya berkurang. Meski demikian, semangatnya terhadap musik tidak pernah padam.
Baca Juga : Derita Kanker dari 2019, Vidi Aldiano Wafat pada 2026, Berikut Gejala & Penyebabnya
Bagi para penggemar rock Tanah Air, Donny bukan sekadar pemain bass. Ia adalah bagian dari sejarah panjang perkembangan musik modern Indonesia, khususnya dalam membangun eksistensi GodBless sebagai band rock yang bertahan lintas generasi.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan musisi, dan para penggemar. Namun karya dan dedikasinya terhadap musik akan terus hidup, menjadi inspirasi bagi generasi musisi berikutnya.
Selamat jalan, Donny Fattah. Warisan musikmu akan terus menggema di panggung rock Indonesia.
Baca Juga : Warisan Romi Jahat: Lirik Punk yang Menjadi Refleksi Perjalanan Hidup & Suara Perlawanan



