
Noesantaranews – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia memiliki makna yang jauh melampaui aspek simbolik. Menurutnya, tujuan utama kemerdekaan adalah mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan sekadar terbebas dari penjajahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Akad Massal 50.030 unit Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Sejahtera FLPP Tahun 2025 serta serah terima kunci rumah di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Provinsi Banten.
Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan panjang dan pengorbanan besar para pendiri bangsa. Setelah Proklamasi 17 Agustus 1945, Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perang mempertahankan kemerdekaan hingga tekanan politik dan ekonomi.
Presiden menegaskan bahwa kemerdekaan tidak boleh berhenti pada perayaan tahunan. “Tujuan kita merdeka adalah rakyat sejahtera,” ujarnya, seraya menekankan bahwa kesejahteraan rakyat merupakan tolok ukur keberhasilan negara merdeka.
Perumahan Layak sebagai Hak Dasar Rakyat
Presiden Prabowo menilai, salah satu indikator nyata kesejahteraan rakyat adalah akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau. Melalui program KPR Sejahtera FLPP, pemerintah berupaya membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah sendiri.
Program ini dinilai sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memenuhi hak dasar warga, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan perumahan di berbagai wilayah Indonesia.

Pemerataan Pembangunan Jadi Prioritas
Selain sektor perumahan, Presiden menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh daerah. Menurutnya, kesejahteraan rakyat tidak akan tercapai jika pembangunan hanya terpusat di kota-kota besar.
Presiden juga menyoroti pentingnya akses yang adil terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan kesempatan ekonomi sebagai fondasi utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ajak Semua Pihak Jaga Semangat Kemerdekaan
Menutup sambutannya, Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa—baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat—untuk bersinergi mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata yang berpihak kepada rakyat.
Ia menegaskan bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika seluruh rakyat Indonesia dapat hidup sejahtera, aman, dan memiliki masa depan yang lebih baik, sejalan dengan cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sumber : Kepresidenan RI






