
NoesantaraNews – Persebaya gagal mengamankan poin penuh setelah bermain imbang 1-1 melawan Dewa United pada laga lanjutanBRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (1/2/2026) malam. Hasil ini membuat Persebaya tertahan di papan atas tanpa tambahan poin signifikan dalam persaingan klasemen.
Persebaya Unggul Lebih Dulu Lewat Rivera
Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui Francisco Rivera. Gol tersebut tercipta dari situasi permainan terbuka setelah Rivera menerima umpan matang Arief Catur Pamungkas dan melepaskan penyelesaian akhir di dalam kotak penalti tanpa pengawalan ketat.
Namun, keunggulan Persebaya hanya bertahan tujuh menit. Dewa United berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-30 melalui Kafiatur Rizki, yang memaksimalkan assist Theo Numberi untuk menembus lini pertahanan Persebaya.
Dewa United Tampil Dominan di Awal Laga
Sejak awal pertandingan, laga berjalan dalam tempo tinggi. Dewa United justru tampil lebih dominan pada fase pembuka dengan pendekatan penguasaan bola. Duet Alexis Messidoro dan Noah Wail Sadaoui di lini tengah membuat Persebaya Surabaya sempat kesulitan mengembangkan permainan.
Tekanan Dewa United baru mulai mereda setelah memasuki seperempat jam pertama, seiring Persebaya perlahan menemukan ritme permainan.
Kartu Merah Ubah Arah Pertandingan
Situasi pertandingan berubah pada menit ke-39 setelah Nick Kuipers diganjar kartu merah, membuat Dewa United harus bermain dengan 10 pemain. Keunggulan jumlah pemain memberi peluang bagi Persebaya untuk mengambil inisiatif serangan.
Meski demikian, hingga turun minum, Persebaya belum mampu memaksimalkan keunggulan tersebut akibat kurang efektifnya penyelesaian akhir.
Persebaya Tekan di Babak Kedua, Dewa United Bertahan Disiplin
Memasuki babak kedua, Persebaya meningkatkan intensitas serangan dengan memanfaatkan lebar lapangan. Gali Freitas dan Rivera menjadi tumpuan dalam membongkar pertahanan Dewa United yang memilih bertahan lebih rendah.
Masuknya Pedro Matos dari bangku cadangan turut menambah variasi serangan dari lini kedua. Namun, Dewa United tetap mampu menciptakan ancaman lewat transisi cepat. Pada menit ke-58, Taisei Marukawa hampir membawa tim tamu unggul melalui skema serangan balik, sebelum Rachmat Irianto melakukan tekel krusial.
Gol Persebaya Dianulir VAR di Menit Akhir
Persebaya sempat mencetak gol kemenangan pada menit ke-89 melalui Mihailo Perovic. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah melakukan tinjauan VAR dan menilai terjadi pelanggaran dalam proses serangan sebelum bola masuk ke gawang.
Keputusan itu memastikan skor tetap imbang hingga peluit panjang dibunyikan. Persebaya gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain selama lebih dari separuh pertandingan.
Situasi Klasemen Usai Laga
Tambahan satu poin membuat Persebaya berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 32 poin. Persaingan di papan atas Super League 2025/2026 pun tetap berlangsung ketat dengan selisih poin yang tipis.
Sementara itu, Dewa United bertahan di peringkat ke-10 dengan 24 poin, menjaga jarak aman dari zona bawah meski gagal membawa pulang kemenangan.
Catatan Redaksi
Hasil imbang ini menunjukkan bahwa keunggulan jumlah pemain tidak selalu berbanding lurus dengan kemenangan. Persebaya mampu mengontrol permainan, namun kurang efektif dalam memaksimalkan peluang di sepertiga akhir. Di sisi lain, Dewa Utd memperlihatkan disiplin bertahan dan manajemen tempo yang solid meski bermain dengan 10 pemain, menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas performa di papan tengah.






